Mengenali Sistem Edge Computing yang Bisa Mempercepat Sistem Komputermu : digination.id
Mengenali Sistem Edge Computing yang Bisa Mempercepat Sistem Komputermu : digination.id

Mengenali Sistem Edge Computing yang Bisa Mempercepat Sistem Komputermu

Edge computing ialah sistem komputasi yang banyak terkait dengan internet of things (IoT). Tetapi, istilah ini kemungkinan kedengar asing di telingamu.
Secara singkat, sistem ini memungkinkannya pemrosesan data dilaksanakan di pinggir, sama sesuai namanya . Maka, proses data mayoritas dilaksanakan secara lokal. Ini bisa kurangi jalur pemrosesan data dari lokal ke sistem cloud.
Untuk ketahui keterangan selanjutnya mengenai edge computing, yok, baca artikel ini sampai akhir!

Pemahaman Edge Computing
Dalam tahun-tahun ini, kamu tentu sudah akrab dengan sistem penyimpanan cloud, seperti Google Drive, Apple iCloud, dan Amazon EC2.Beragam opsi cloud servis itu memercayakan internet sebagai pusat server. Kamu dapat mengolah dan simpan data di sistem cloud itu. Tetapi, bagaimana bila kamu perlu mengolah data tapi tidak ada koneksi internet yang ideal? Nach, edge computing datang untuk menjawab persoalan itu.

Menurut The Verge, edge computing ialah sistem komputasi yang sudah dilakukan pada atau di dekat sumber data. Maka kamu tak perlu memercayakan cloud untuk lakukan semua tugas sekalian. Argumennya, sumber data telah ada lebih dekat sama pusat data. Data yang dibuat oleh piranti internet of things (IoT) akan diolah lebih dekat ke pinggir jaringan. Proses analitis data akan berjalan bisa lebih cepat. Masalahnya kedatangan edge computing dilandasi oleh makin bertambahnya piranti IoT. Piranti itu menuntut ada proses pemrosesan data yang bisa lebih cepat. Maka dari itu, edge computing direncanakan untuk percepat support pada program secara real time, seperti pemrosesan video, kepandaian bikinan (artificial intelligence/AI), robotik, dan lain-lain. Ini dicatat oleh Network World.

Sekarang ini, pemakaian edge computing termasuk bagus di beberapa keadaan. Satu diantaranya yaitu saat akses internet pada piranti IoT-mu jelek. Disamping itu, keunggulan yang lain dari edge computing ialah bisa kurangi latency dan pemakaian bandwith yang tidak dibutuhkan.

Kelebihan
Perubahan piranti internet of things (IoT) sangat cepat. Menurut Statista, bakal ada 75,44 miliar piranti IoT pada 2025. Jumlah ini naik 5 kali lipat dalam sepuluh tahun. Maka dari itu, dibutuhkan sistem tehnologi yang sanggup memberikan dukungan piranti-perangkat itu lebih efisien. Nach, banyak ahli menyebutkan jika edge computing ialah sistem yang pas untuk menyokong performa IoT. Dengan edge computing, mayoritas proses komputasi akan dipindah ke pinggir. Pemakaian bandwith dan sumber daya server akan jadi lebih sedikit dibanding awalnya. Tidak itu saja, kelebihan edge computing yang lain ialah kurangi latency. Sebagai contoh, kamu ingin mengirimi pesan ke seorang di gedung yang serupa denganmu. Umumnya, pesan itu akan ditujukan ke luar gedung, dikatakan ke server pada sebuah tempat, dan dibawa kembali lagi ke gedungmu sampai diterima orang itu.
Prosesnya lumayan panjang. Akseptasi pesan juga sempat alami penangguhan. Tetapi, dengan edge computing, pesan itu dapat diterima bisa lebih cepat oleh seseorang.

Kekurangan
Walau berkesan hebat dan simpel, kenyataannya edge computing masih tetap mempunyai beberapa kekurangan. Salah satunya kekurangan edge computing ialah bisa tingkatkan peluang gempuran pada piranti internet of things (IoT). Sebenarnya, kamu membutuhkan semakin banyak piranti IoT pada proses edge computing, seperti server edge dan piranti dengan sistem komputer yang kuat. Maka dari itu, ada kesempatan-peluang baru untuk aktor kejahatan untuk menyelusupi piranti itu, seperti dicatat Cloudflare. Disamping itu, sama seperti yang sudah Glints sebut, kamu memerlukan semakin banyak hardware lokal. Sebagai contoh, camera CCTV membutuhkan komputer dengan daya pemrosesan yang semakin besar. Dengan demikian, sistem bisa jalankan algoritme pendeteksi pergerakan sendiri.
Ringkasannya, edge computing ialah sistem komputasi yang sudah dilakukan pada atau di dekat sumber data. Sistem ini akan percepat proses pemrosesan dan pengangkutan data dari piranti internet of things (IoT).